Kosa Kata 2

Dua bulan sudah saya tinggal di negeri ini. Kosakata bahasa melayu saya semakin bertambah. Nyambung dari yg pertama dulu, ada beberapa kata baru lagi yg saya temukan di sini.

Melayu Indonesia
tayar ban (berasal dari kata tyre)
roti planta (canai) roti plus mentega
petrol bensin
siswazah pasca sarjana
seronok senang
telepon bimbit HP
sukan olahraga
jejantas jembatan penyeberangan
maklumat informasi
comel imut/cantik
telekong mukena
pengerusi ketua

Selain itu saya juga harus mengganti beberapa kata dalam bahasa Indonesia untuk menyesuaikan dengan kebiasaan orang Malaysia. Seperti:

Indonesia Malaysia
lihat tengok
harus kena
butuh perlu
gampang mudah
fotokopi photostate
mau nak
tak usah tak payah
bisa boleh
banyak ramai
kasih bagi
lewat lalu
libur cuti
yuk! jom!
bilang cakap
dingin sejuk
sebentar sekejap
capek penat

Yang lucu, kita bilang orang Malaysia itu males, karena ngucapin “senantiasa” aja disingkat jadi “sentiasa”. Tapi giliran kata “saja” yg udah singkat, malah mereka perpanjang jadi “sahaja”, hehe…

Trus ada juga pengalaman² lucu mengenai bahasa ini yg kerap saya alami dengan kawan saya yg dari Thailand, Rozita. Karena penampilan dia nggak beda dengan kita, kadang² saya suka lupa kalau dia itu bukan orang Indonesia. Saya sering sekali keceplosan ngomong pake bahasa² gaul. Misalnya pas saya bilang naksir, trus dia nanya, “naksir itu apa?” Baru deh saya ngeh kalo naksir itu emang bukan bahasa universal melayu. Pernah juga saya ngomong, “kamu doyan kue ini, nggak?” Terus dia nanya, “doyan itu apa?” Hehe… saya terangin aja, doyan itu “suka” tapi suka yg khusus untuk makanan. Selain makanan nggak cocok kita pake kata “doyan”. Bedanya dengan “naksir”, naksir itu artinya “suka” juga, tapi suka terhadap lawan jenis.
Suatu ketika lagi nunggu mobil di tempat yg panas, saya ngomong, “disana aja yuk nunggunya, lebih adem“. Terus dia nanya, “adem itu apa?” Untung yg ini gampang neranginnya, tinggal bilang aja, “adem itu sama dengan teduh”. Baru deh dia manggut². :)

This entry was posted on Sunday, February 18th, 2007 at 3:40 am and is filed under Bahasa.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply