MACRES

Liburan mid-semester ini saya nggak kemana-mana, tetap stay di kampus karena memang banyak tugas² kuliah yg mesti diselesaikan. Selepas liburan, saya harus presentasi proposal tesis (ya, ini sudah terundur satu bulan), dan ujian GIS. Tapi meski nggak ke luar kota, saya tetap punya acara jalan-jalan bareng sama rekan² sejurusan. Ya, tanggal 22 Februari ini kita ada acara mengunjungi Malaysian Centre of Remote Sensing (MACRES).

MACRES ini sebenarnya punya 2 kantor, yg satu adalah Headquarter Building, terletak di jalan Tun Ismail, Kuala Lumpur. Sedangkan yg kita datengin ini adalah Ground Receiving Station Complex, yg terletak di Temerloh, negeri Pahang. Dari jam 7.15 pagi kita udah siap di Fakulti Engineering. Kita berangkat ke Temerloh naik bis UPM. Rombongan kita terdiri dari 18 orang, dengan Encik Wan (salah satu student juga) sebagai ketua rombongan. Dalam rombongan ini, cuma saya berdua dengan Aliyaa yg merupakan peserta cewek :) . Ada satu lagi deng, Mehnus, cewek Iran, tapi dia sama suaminya, jadi nggak gabung bareng kami berdua.

Perjalanan dari Serdang ke Temerloh memakan waktu hampir 3 jam. Eh, saya baru tau pas udah di jalan, ternyata dalam perjalanan menuju Temerloh ini kita ngelewatin Genting Highland. So, kita sempet mampir sebentar di sini untuk sarapan. Setengah jam doang, setelah itu kita melanjutkan perjalanan kembali. Kira-kira jam 11 baru kita sampai di Gedung MACRES. GRS MACRES ini terletak di tempat yg jauh dari kawasan terbangun, dan di dataran tinggi, karena dia perlu menerima sinyal dari satelit. Kondisinya sama lah seperti Museum Teropong Bintang BOSCHA di Lembang. Sampai di sana kita dibawa ke ruang seminarnya dulu untuk melihat presentasi tentang MACRES ini, plus pembagian suvenir. Setelah itu baru deh, kita diajak berkeliling, ngeliat-liat ruang pemrosesan datanya, terus jalan-jalan ke luar untuk sekedar melihat Antena penerima data satelitnya dari dekat. Ada 2 antena di GRS yg kita kunjungi, satu yg besar mirip parabola untuk data acquisition dari satelit RADARSAT dan SPOT, satu antena lagi untuk data acquisition dari satelit MODIS dan OCM. Sebenarnya ada satu antena lagi yg agak kecil, tapi nggak kita datengi karena terletak di bagian paling atas gedung utama. Antena yg terakhir ini untuk data acquisition dari satelit NOAA. Menurut informasi sih, MACRES juga menggunakan satelit LANDSAT, QUICKBIRD, dan IKONOS. Tapi nggak ngerti deh kok nggak ada antena untuk data acquisition dari ketiga satelit ini.

Coverage Area yg disediakan MACRES ini sekitar radius 2.600 km dari sana. So, ini menjangkau juga wilayah Indonesia Barat (Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan), negara² ASEAN, dan sebagian kecil India. Jadi kalo saya perlu foto udara Pulau Jawa, minta ke sini juga bisa nih.

Setelah puas ngeliat-liat, kita juga disuguhi makan siang. Pas makan siang itu, saya sempet ngobrol² dengan encik yg ngasih presentasi ke kita tadi, dia bilang dia bulan lalu baru aja ke Indonesia, ke Bukittinggi. Eh, ternyata dia ini masih suku sikumbang juga. Oalah… saya bilang aja, “wah, berarti kita masih satu nenek moyang, dong” :P . Orang Malaysia emang banyak sih yg asalnya adalah orang Padang. Dulu waktu saya berkunjung ke UTM pun, profesor yg saya jumpai di sana katanya dulu-dulunya juga orang Padang. Jadi yaa.. nggak terlalu mengherankan juga sih.

This entry was posted on Friday, February 23rd, 2007 at 5:34 am and is filed under Jalan-jalan.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply