I'm Vini Indriasari, an Indonesian. From Dec '06 till Dec '08, I took master degree in GIS & Geomatic Engineering at Universiti Putra Malaysia (UPM). This blog is telling about my experiences during my days in UPM. "Tutup Buku" (Closing the Book) is the entry in this blog that marks the end of my story as a UPM student. I'd been back in my home country by the time I posted it. I keep a few entries for myself by setting them as private, but I share the rest for others. Thanks to ERJ who has suggested and facilitated me to create this blog.

Mengatur Koleksi Video

Mumpung lagi libur, saya menyempatkan diri membereskan file² koleksi video saya yang karena besarnya sangat menyita space hard-disk. Koleksi video ini mencakup dorama Jepang, drama Korea, dan serial TV Amerika jadul yang saya download dari internet atau ngopi dari koleksi temen. Biar gak menuh²in hard-disk, file² video ini mau saya burn ke DVD. Untuk seluruh video yang akan diburn ke DVD ini, saya lebih suka menyimpannya dalam format divx supaya bisa dimainkan di DVD Player dan ditonton di monitor TV. Kebetulan sebagian besar file video memang sudah dalam format divx, namun beberapa masih dalam format lain sehingga perlu diconvert. Sebenarnya perkara mengconvert ini bukan masalah. Saya cukup menggunakan tool Divx Converter, dan hampir semua format video dalam koleksi saya disupport oleh tool ini. Kalaupun ada yang belum disupport, saya bisa menggunakan RiverPast Video Cleaner untuk melakukan konversi ke format yang didukung oleh Divx Converter. Tapi ada satu drama Korea yang agak ngerepotin nih, file videonya itu dalam format DAT, sepertinya di-rip dari VCD. Masalahnya, file DAT ini menyajikan bahasa yang berbeda pada speaker kiri dan kanan. Speaker kiri menyajikan bahasa Korea, speaker kanan menyajikan bahasa Mandarin. Kalau kedua speaker diaktifkan, kedua bahasa tersebut akan terdengar dua-duanya. Bikin puyeng, kan? Sementara kalau hanya satu speaker yang diaktifkan, suaranya kecil.

Jadi sebelum mengconvert file DAT ini ke divx, saya ingin menghilangkan dulu suara bhs Mandarin. Setelah searching di internet, akhirnya saya menemukan sebuah diskusi di forum videohelp yang membahas problem mirip dengan problem yang saya hadapi. Berkat info dari forum tersebut, saya pun dapat menyelesaikan problem saya untuk menyamakan suara speaker kiri dan kanan.

Berhubung proses pengolahan file DAT sampai ke divx ini lumayan ribet dan melibatkan multi-software, maka saya ingin mendokumentasikannya dalam blog ini untuk referensi saya sendiri. Siapa tau suatu saat saya perlu melakukannya lagi dan saya lupa caranya. Juga buat yang lain kalau ada yang ingin melakukan hal yang sama.

Sebelumnya, saya hanya mencari video converter yang dapat menangani problem dual audio. Bayangan saya, converter tersebut memiliki option yang memungkin saya untuk memilih channel audio yang ingin dibuang dan disertakan dalam video output. Tapi berdasarkan hasil searching, kelihatannya saya hanya dapat mengatasi problem dual audio ini melalui tool² sound editor. Sony Sound Forge, saya yakin bisa dipake. Namun sebagaimana yang disarankan dalam forum videohelp tadi, saya menggunakan tool TMPGEnc untuk memisahkan file video dan audio dari file DAT. Output video akan disimpan dalam format m1v, sedangkan output audio akan disimpan dalam format mp2. Nah, file mp2 ini kemudian diimport ke dalam tool Audacity. Melalui tool Audacity inilah saya dapat memecahkan stereo track kiri dan kanan menjadi dua track terpisah. Setelah kedua track terpisah, saya pun dapat mengganti isi track kanan yang mengandung bahasa Mandarin dengan isi track kiri yang mengandung bahasa Korea, sehingga kedua track mengeluarkan bunyi yang sama. Kemudian saya gabung kembali stereo track tersebut, dan saya export hasilnya dalam file mp3. Dengan tool TMPGEnc, saya menggabungkan kembali file video m1v dan file audio mp3 yang sudah diseragamkan bahasanya, menjadi file video-audio yang disimpan dalam format mpg. Akhirnya, saya dapat mengconvert file mpg ini ke format divx menggunakan Divx Converter. Fiuhh… berbelit-belit, yah! Ada yang tau metode yang lebih praktis? :)

Ini skrinsyut step by step-nya.

  1. Pisahkan file video dan audio dari file DAT dengan menggunakan MPEG Tools yang terdapat dalam TMPGEnc.
  2. Import file audio ke Audacity, dan ganti sound bhs Mandarin dengan sound bhs Korea.
  3. Kembali ke TMPGEnc, gabungkan file audio mp3 yang sudah diedit di Audacity dan file video m1v untuk mendapatkan file video baru mpg.
  4. Convert file video mpg output dari TMPGEnc ke divx menggunakan Divx Converter

Problem lain, ada dorama Jepang yang setiap episodenya terbagi ke dalam dua file format WMV. Biar simpel, saya ingin menggabungkan dulu file² video tersebut sehingga hanya ada satu file untuk setiap episode. Untuk keperluan ini, saya menggunakan tool Easy Video Joiner. Sebelum menemukan tool ini, sempet juga saya coba-coba menggunakan tool Movie Maker yang tersedia dalam paket Windows XP. Tapi ternyata prosesnya lambaaaaat banget, sebab Movie Maker ini mengekstrak setiap klip dari masing² file video (satu video bisa memiliki ratusan klip), kemudian seluruh klip dari kedua file video dimasukkan dalam storyboard untuk membuat movie baru.

Menggabungkan multiple file video menjadi single file video

Agak merepotkan dan memakan waktu emang pekerjaan ini, mengingat ukuran file² video yang sangat besar, ratusan MB, sehingga proses pengolahannya juga lama. Tapi saya puas karena saya jadi tau memanfaatkan macam² tool pengelola file² multimedia, serta tau cara mengatasi problem² yang dihadapi. Kalau lain kali saya perlu bekerja dengan file video atau audio untuk keperluan lain, saya sudah tau tips dan triknya. Kini space hard-disk saya jauh lebih lapang, siap digunakan untuk pekerjaan berikutnya.

This entry was posted on Tuesday, June 9th, 2009 at 1:05 am and is filed under Komputer.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.