I'm Vini Indriasari, an Indonesian. From Dec '06 till Dec '08, I took master degree in GIS & Geomatic Engineering at Universiti Putra Malaysia (UPM). This blog is telling about my experiences during my days in UPM. "Tutup Buku" (Closing the Book) is the entry in this blog that marks the end of my story as a UPM student. I'd been back in my home country by the time I posted it. I keep a few entries for myself by setting them as private, but I share the rest for others. Thanks to ERJ who has suggested and facilitated me to create this blog.

Test Results

Hari ini saya happy banget. Kemarin ujian QRS dibagiin dan saya dapet nilai yg alhamdulillah sangat² bagus. Bener kan, jawaban yg salah cuma bagian yg ketuker soal panjang gelombang 0.65 micrometer itu (mestinya red saya tulis yellow). Terus satu lagi, yg bagian pertanyaan, “which region of the spectrum you will use to differentiate between water, soil, and grass?” saya jawabnya “visible and near infrared region”, nilainya dikurangi separo, padahal jawabannya bener. Ternyata itu cuma karena saya nggak merinci visible region itu terdiri dari apa aja. Duilee, Dr. Shattri… semua orang juga udah tau kali, kalau visible region itu terdiri dari blue, green, and red. Nggak usah ditulis lagi juga udah jelas! hehe… Ya sudahlah nggak apa-apa, saya tetep puas kok. Boleh dibilang saya sukses ujian kemaren, masih dapet 92,5 % (perlu minimal 80% untuk dapet A). Yg penting kan saya menguasai semua materi yg diujikan.

Terus tadi ujian GIS juga nilainya udah diumumkan. Bagusnya sistem di sini, kalau kita ujian, di lembar jawaban kita cuma nulis nomer matrik aja, nggak nulis nama, jadi sang dosen waktu menilai nggak tau yg dia nilai itu kerjaan siapa. Bisa objektif lah… kecuali kalo dosen tsb ngapalin no matrik sekian punya siapa, suatu hal yg saya yakin nggak bakal dilakukan (iseng amat dosen ngapaling nomer matrik mahasiswa :p). Sistem nilainya transparan banget. Paling lama 2 minggu setelah ujian, hasil ujian akan dibagikan oleh dosen untuk kita periksa, kalau² ada kesalahan penilaian. Setelah itu dikembalikan lagi ke dosen yg bersangkutan untuk arsip beliau. Dengan cara ini nggak akan ada tuh kasus nilai yg ‘aneh’. Karena kita tau nilai² kita dari waktu ke waktu, kita bisa memperkirakan sendiri berapa nilai akhir yg bakalan kita peroleh. Kalau konstan dapet bagus ya pasti hasil akhirnya juga bagus.

Tadi waktu Dr. Noordin masih megang² kertas ujian (dia belum mau membagikan karena masih ada 7 orang lagi yg belum selesai diperiksa), saya langsung bertanya,
“Doctor, may I see the test result? I can hardly wait to see my mark.”
“Yeah, sure. But I don’t know which one is yours.”
“Oh, it’s okay, I can check it by myself.”
Tanpa menunggu dipersilakan, saya pun langsung mencari-cari kertas ujian saya di tumpukan kertas ujian. Syukur ternyata punya saya termasuk yg udah diperiksa.
“Doctor, this is mine. What’s mark I got?” (saya nggak bisa baca tulisan tangannya Dr. Noordin :p)
“Oh, that’s great. You got twenty-one and a half.”
Pertamanya sih saya nggak begitu senang, karena saya pikir nilai maksimum itu thirty. Eh, ternyata twenty-five. So, twenty-one and a half means 86%. Dan nilai saya ini termasuk yg ke-2 tertinggi di kelas, yg paling tingginya twenty-two. Again, saya berhasil mencapai nilai di atas 80%, nilai minimum untuk dapet A.

Alhamdulillah… Saya lega banget deh. Seneng banget. Proposal tesis minggu lalu udah diterima, kemaren ujian QRS dapet bagus, sekarang ujian GIS juga dapet bagus. Ah, indahnya dunia… :D
Eits… tapi jangan kesenengan dulu deng, Jumat depan saya harus menghadapi ujian ke-2 QRS. Dan Dr. Shattri bilang, ujian ke-2 ini a bit tough dibanding ujian pertama. Bahan²nya pun lebih banyak dan lebih berat. Masuk 3 chapter tentang Multispectral dan Hyperspectral System, Thermal Infrared Remote Sensing, dan RADAR and LIDAR. Yg terakhir ini lho, materinya banyak banget dan kayaknya semua potensial untuk diujikan. Udah gitu di hari ujian tsb kita juga harus mempresentasikan hypothesis untuk project kita. So, selain konsentrasi untuk persiapan ujian, kita juga harus membagi konsentrasi untuk persiapan presentasi. Yah… bismillah aja deh, mudah²an ujian ke-2 ini saya bisa se-sukses ujian pertama.

This entry was posted on Saturday, March 17th, 2007 at 1:04 am and is filed under Kuliah.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.