I'm Vini Indriasari, an Indonesian. From Dec '06 till Dec '08, I took master degree in GIS & Geomatic Engineering at Universiti Putra Malaysia (UPM). This blog is telling about my experiences during my days in UPM. "Tutup Buku" (Closing the Book) is the entry in this blog that marks the end of my story as a UPM student. I'd been back in my home country by the time I posted it. I keep a few entries for myself by setting them as private, but I share the rest for others. Thanks to ERJ who has suggested and facilitated me to create this blog.

Family Gathering July 2008

Minggu, 20 Jul ‘08. Acara Family Gathering semester ini diadakan di tempat terbuka, di Bukit Expo. Ramai juga peserta yg ikut, terutama karena skarang ada student program Sandwich yg jumlahnya nyampe 20-an, atau 30-an, jadi jumlah student baru di UPM meningkat drastis.

Acara dimulai jam 9 pagi (waktu Indonesia apa Malaysia nih? ;) ). Kita rombongan dari kolej serumpun (Rahmi, Riri, Sandra, Erra, Rahayu dan saya) berangkat bareng, jalan kaki dari kolej krn kebetulan letak Bukit Expo ini cukup dekat. Eh, dibilang dekat juga lumayan sih kalo jalan, krn mesti menyebrangi hutan kampus UPM. Tapi kalo jalan rame² gak kerasa kok. Entah kenapa, kita ngerasa exciting sekali mengikuti acara ini. Rasanya dah lama juga gak ada acara kumpul² besar di PPI.

Geng kolej serumpun, jalan kaki menuju Bukit Expo

Seperti di acara family gathering sebelum²nya, selalu ada acara perkenalan. Kali ini utk student lama, biar cepet, cukup diperkenalkan oleh mas Anwar, sbg salah satu student yg sudah cukup lama di sini dan mengenal hampir seluruh student yg lain. Nah, utk student² baru, mereka harus memperkenalkan diri satu per satu. Rahayu dan Erra, termasuk di antara student baru, yg kebetulan tinggal satu kolej dengan kita.

Setelah perkenalan, Pak Sri, Pak Naim dan Pak Sayuti, selaku wakil dari pengurus, menyampaikan informasi tentang serba-serbi dan tips² kuliah di UPM, baik masalah akademik maupun non akademik. Mulai dari prosedur pemilihan supervisor, submit progress report, submit notice, submit thesis, pengurusan visa and pass, kegiatan² rutin PPI, sampe ke peraturan penggunaan kendaraan pribadi dan bus kampus.

Acara selanjutnya adalah permainan. Gak hanya utk anak-anak, permainan ini juga dibuat utk orang dewasa, supaya menambah keakraban. Iyep yg jadi pembawa acara. Permainan pertama adalah pesan berantai. Anjrit, pesennya susah banget, serangkaian kata yg semuanya diawali dengan huruf S: Saya suka sama situ sebab situ suka senyum-senyum sama sapi saya. Sampe situ doang sih saya dah biasa denger. Tapi masih ada lanjutannya lagi, mengandung kata susu, suami, suka, gitu lah pokoknya. Dalam penyampaian pesan, dari orang ke orang, pasti ada kata yg hilang. Saya sendiri gak nerima kata “susu”. Ternyata bukan kelompok kita aja, kelompok lain juga gitu. Pas salah satu anggota kelompok disuruh maju dan menyebutkan kembali pesan tsb, ada satu perwakilan kelompok yg bertanya ke anggota kelompoknya, “susunya mana”? Hihihi… gak kebagian susu ya, pak? :P Lucunya, pesan berantai itu kan mestinya dibisikin ke seluruh anggota kelompok satu demi satu. Tapi kalo di kelompok cewek mah, kita berbisik bareng², arisan. Jadi kalo salah, kompak salah semua. :D

Permainan ke-2, bikin uler-uleran sambil mecahin balon di bagian buntut. Ini udah sering kita mainkan sih. Waktu di Port Dickson kemaren kita juga maen ini. Rusuhnya juga sama, semua kelompok nafsu banget mecahin balon kelompok lain. Gak jelas deh, kelompok mana yg duluan balonnya pecah, duluan mecahin balon, belakangan balonnya pecah, atau belakangan mecahin balon. Pokoknya yg penting rame ajah.

Ibu-ibu duduk di kursi, bapak-bapak duduk di tiker

Permainan ke-3, agak baru. Masing² kelompok disuruh cepet²an menyusun barisan berdasarkan perintah dari komandan. Ada yg berdasarkan tinggi badan, nomer sepatu, tanggal lahir, huruf depan nama. Permainan ini cukup bagus utk membuat kita lebih mengenal satu sama lain. Sebab satu kelompok terdiri dari student baru dan student lama.

Permainan terakhir, cewek dan cowok dibagi dalam 2 grup, satu grupnya terdiri dari 14 orang. Kita berdiri berhadap-hadapan, memegang sebuah batang kayu panjang. Tapi megangnya bukan digenggam, melainkan kayu tersebut hanya diletakkan di atas jari² kita. Tugas kita adalah mengangkat dan menurunkan batang kayu ini secara bersama-sama dan perlahan-lahan. Jadi permainan ini menuntut kekompakan yg tinggi. Ada keanehan dalam permainan yg satu ini. Batang kayu kelompok cewek, entah gimana seperti bergerak sendiri. Kalo kita naikin sedikit aja, tiba² dia seperti naik sendiri dengan cepat. Demikian pula pas kita turunin. Udah kita coba balik posisinya, dituker kedua ujungnya, tetep begitu. Saya sampe nyoba melepaskan tangan saya dari kayu tsb, tetep kayu itu bergerak sendiri. Betul² aneh bin ajaib. Walhasil kita pun kalah dari tim cowok. Sampe skarang masih misterius gimana kayu itu bisa bergerak sendiri.

Kita gak terlalu lama ambil pusing dgn masalah kayu yg bergerak sendiri itu, krn dah mulai pada kelaperan. Sehabis capek bermain, kita pun menyantap hidangan yg ada. Mulai dari makanan kecil, sampe makanan besar, terutama gado-gado. Maklum di sini kan jarang bisa nemuin makanan Indonesia macam gado-gado gini.

Para peserta sudah siap membentuk tim utk berlomba

Setelah kenyang makan, kita ngobrol² bentar. Setelah itu acara pun bubar. Berkat acara family gathering ini akhirnya kita bisa juga ketemuan dengan student² baru yg namanya sudah kita lihat di milis, tapi belom pernah kita lihat orangnya. Termasuk beberapa student yg sebenernya satu kolej dengan kita, dan mungkin sudah pernah saling ketemu, tapi gak kenal satu sama lain.

This entry was posted on Monday, July 21st, 2008 at 8:33 pm and is filed under PPI.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.