I'm Vini Indriasari, an Indonesian. From Dec '06 till Dec '08, I took master degree in GIS & Geomatic Engineering at Universiti Putra Malaysia (UPM). This blog is telling about my experiences during my days in UPM. "Tutup Buku" (Closing the Book) is the entry in this blog that marks the end of my story as a UPM student. I'd been back in my home country by the time I posted it. I keep a few entries for myself by setting them as private, but I share the rest for others. Thanks to ERJ who has suggested and facilitated me to create this blog.

Hot Plate

Sebenarnya peraturan di kolej melarang kita untuk memasak di kamar. Tapi… ya gimana, mereka bikin larangan, tapi tidak memberikan solusi. Pada masa liburan seperti sekarang ini, kafe² makanan pada tutup. Lalu, gimana kita mau makan kalo nggak boleh masak di kamar? Masa tiap kali mau makan harus beli keluar kampus terus?! Yg bener aja. Mending kalau keluar kampus itu deket. Udah gitu, bis yg beroperasi di kampus pas liburan gini pun jauh lebih sedikit, alias jarang². So… jangan nyalahin kita ya kalau kita terpaksa melanggar peraturan untuk memasak di dalam kamar.

Yap, kemaren akhirnya saya beli hot plate, plus satu wajan teflon. Lumayan, untuk sekedar masak telor, bikin nasi goreng, dan bikin mie aja sih, bisa lah. Kebetulan dari rumah kemaren saya dibekali daging dan sambal cukup banyak untuk lauk makanan, supaya paling nggak seminggu pertama dateng ke sini saya nggak perlu pusing soal cari makan. Supaya awet, lauk² ini semua perlu diangetin setiap hari, makanya saya perlu punya semacam kompor listrik. Ini juga sekalian buat bulan Ramadhan, sebab konon katanya di Malaysia, di bulan Ramadhan, para pedagang makanan nggak mau menjual makanan kepada orang Melayu/Muslim di siang hari, mereka bakal didenda kalau berbuat begitu. Jadi, lebih bagus kalau kita siapkan beli makanan banyak di malam hari untuk buka dan sahur sekaligus. Nah, mau nggak mau butuh kompor kan buat masak atau sekedar ngangetin makanan?

This entry was posted on Saturday, June 23rd, 2007 at 11:15 am and is filed under Serpihan.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Both comments and pings are currently closed.

One Response to “Hot Plate”

andriansah Says:

hotplate untuk menerapkan ajaran bunjems pastinya :)