Survey ke Jabatan Perancangan Bandar

Salah satu assignment kuliah GIS, kuliahnya Dr. Noordin, kita disuruh mengunjungi salah satu lembaga yg berkaitan dengan GIS, dan mensurvey sistem GIS yg mereka punya. Kebetulan di jurusan ini ada satu kawan saya, Rizal, yg kerja di Jabatan Perancangan Bandar dan Desa. Dia bachelor-nya dari jurusan Town and Country Planning juga dulu, dari UTM. Karena Dr. Noordin tau background saya urban planning, beliau nyaranin saya berkunjung ke kantornya Rizal ini.

Sebenernya assignment ini udah dikasih dari 2 minggu yg lalu, tapi berhubung si Rizal sekarang udah masuk semester ke-3, dia cuma ambil satu kuliah aja, Geo-Statistic, plus project. Jadi dia cuma dateng ke kampus seminggu sekali, untuk kuliah itu doang. Dan memang cuma di kuliah itu lah dia sekelas dengan saya. Dua minggu lalu kita nggak ada kelas, so baru minggu kemaren kita ketemu dan saya punya kesempatan untuk minta tolong ke dia supaya boleh datang ke kantornya untuk interview dan melihat-lihat. Dan senin ini dia bilang bisa.

Kita boleh pergi ke institusi yg sama maksimal 2 orang, tapi nanti bikin reportnya tetep individual. Saya mengajak kawan saya, Nick, untuk pergi bareng saya ke institusinya Rizal ini, sekalian biar saya ada temen pergi ke KL. Lagipula lebih enak kan, survey berdua daripada sendiri, bisa ada temen untuk diskusi. Tapi si Nick malah janjian sama orang lain di institusi lain. Ya sudah, berangkatlah saya seorang diri ke kantornya Rizal. Sama Rizal udah dikasih tau sih ancer² lokasinya, udah digambarin petanya. Pokoknya dari St. Pasar Seni saya mesti jalan ke arah selatan. Dan untuk mengetahui dimana arah selatan, saya pun membawa kompas! :) Dari kampus naik KTM sampe KL Sentral, terus nyambung naik LRT ke Pasar Seni. Ternyata nggak susah kok menemukan kantornya Rizal ini. Dari Ps Seni, jalan sedikit, gedungnya udah keliatan. Tinggal nyari short-cut untuk ke sana aja, berhubung saya berjalan kaki, nggak naik kendaraan.

Kantornya Rizal ini berada di kawasan perkantoran KL. Dari sini Twin Towers pun bisa terlihat. Kurang lebih sama lah seperti daerah Sudirman-Thamrin-Kuningan di Jakarta. Baru kali ini lho saya berkesempatan dateng ke kawasan perkantoran di Kuala Lumpur, dan ngeliat suasana kerja di sana. Ternyata nggak jauh beda kok dengan di Indonesia.

Saya dateng pas udah deket jam istirahatnya mereka. Mereka di sini istirahat jam 1 sampe jam 2 siang, karena sholat zuhurnya jam 1 lebih. Setelah selesai interview untuk bahan² assignment, Rizal pun mengajak saya bergabung dengan 2 orang rekan kerjanya untuk makan siang. Tempat makan siang mereka itu macam food-court, tapi menunya kayak makanan pinggir jalan kita di daerah perkantoran. Ya, soalnya di sini kan nggak ada AMIGOS, jadi paling jelek tempat makan ya macam itu, ber-airkon (ber-AC) :) . Salah satu temennya Rizal yg makan bareng kita ada yg orang Jawa. Tanpa sadar, dia dan saya ngambil lauk makanannya sama persis, mulai dari ayam, tempe sampe sayur. Rizal yg memperhatikan itu. Hehe… berarti lidah kita sama lah… :D

BTW, interview dengan Rizal bisa berjalan lancar karena: kesatunya dia juga pernah ambil kuliahnya Dr. Noordin ini, dan mengerjakan assignment yg kurang lebih sama dengan assignment yg saya dapatkan, so dia paham apa yg harus dia jelaskan ke saya. Keduanya, apa yg Rizal jelaskan ke saya itu substansinya nggak jauh² beda dari dunia kerja saya sendiri di Indonesia. Biarpun saya di konsultan swasta dan Rizal di sini kerja di kantor pemerintah, tapi jenis kerjaannya sama, terutama GIS-nya. Intinya kita nyambung satu sama lain lah :) . So, meskipun cuma sejam-an, relatif singkat, tapi informasi yg berhasil saya peroleh cukup padat dan lengkap. Akhirnya sekarang saya punya gambaran, gimana mesti bikin assignment nanti. Thanks, Rizal!

This entry was posted on Monday, March 19th, 2007 at 3:44 am and is filed under UPM.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply